Lima Ribu Untuk Kesehatan

Cangkringan - Indonesia sebagai negara berkembang memiliki indeks pembangungan manusia (IPM). IPM atau HDI mulai diperkenalkan dan dikembangkan oleh United Nations Development Programe (UNDP) pada tahun 1990 sebagai alat untuk mengetahui indikator kesejahteraan manusia. Ada tiga dimensi yang akan digunakan untuk melihat kemajuan manusia yaitu berdasarkan dimensi kesehatan yang diukur dari rata-rata usia harapan hidup, dimensi pendidikan yang diukur dari rata-rata lama sekolah dan angka melek huruf, serta dimensi ekonomi yang diukur dari tingkat kehidupan yang layak (kesejahteraan) secara keseluruhan.

Kesehatan sebagai salah satu tolo ukur dari indeks pembangunan manusia menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Desa Cangkringan. Kesejahteraan masyarakat tidak hanya terkait dengan faktor sosial dan ekonomi saja. Sudah selayaknya faktor kesehatan juga menjadi prioritas bagi pemerintah desa untuk meningkatkan kesejahteraan warganya. Guna meningkatkan taraf kesehatan masyarakat, pemerintah Desa Cangkringan Kacamatan Banyudono Boyolali, kini aktif menggerakkan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) yang diselenggarakan setiap tanggal 17 setiap bulannya.

Posbindu berbeda dengan Posyandu. Jika Posyandu diperuntukkan bagi wanita hamil, balita, ibu menyusui dan wanita usia subur,  Posbindu justru diperuntukkan bagi warga sehat yang memiliki potensi terjangkit penyakit. Posbindu adalah salah satu program yang diselenggarakan oleh Kementrian Kesehatan (Kemenkes) untuk mengantisipasi kematian akibat penyakit tidak menularseperti hipertensi, diabetes, stroke, jantung, dan ginjal.  Posbindu bisa dikatakan sebagai kegiatan UKBM, upaya kesehatan bersumber daya masyarakat, Manfaat atau tujuan dari posbindu umumnya lebih mkepada meningkatkan kesejahteraan hidup bagi mereka yang sudah berumur, termasuk juga lansia. dan lebih di kedepankan terhadap kontrol PTM. Biasanya dengan adanya kegiatan posbindu di masyarakat maka mereka yang memiliki penyakit diabete, DM, dll akan dapat terkontrol sehingga derajat hidup mereka akan semakin baik.

Di Desa Cangkringan, Posbindu dilaksanakan sebulan sekali dengan peserta 15 tahun ke atas. Cek kesehatan yang dilakukan dalam kegiatan Posbindu diantaranya adalah cek kolesterol, cek gula darah, dan cek asam urat. Jumlah peserta Posbindu desa Cangkringan  mencapai 50 orang setiap bulannya. Warga yang ingin melakukan cek kesehatan hanya perlu membayar sebanyak Rp5.000,- . Dalam pelaksanaannya, pemerintah desa turut melibatkan tenaga medis dari puskesmas setempat.

Berita Terkini
Lima Ribu Untuk Kesehatan
Selasa 16 Mei 2017