Anggaran Desa

 

Pendapatan Asli Desa

Rp 35,977,500

Hasil sewa tanah bengkok

Rp 131,554,000

Hasil sewa dari tanah kas desa lain

Rp 30,477,500

Hasil Usaha desa lainnya yang sah

Rp 4,000,000

Pendapatan bunga bank

Rp 1,500,000

Rekening pada bank

Rp 1,500,000

Pendapatan Transfer

Rp 1,007,069,000

Dana Desa

Rp 605,803,000

Bagian dari hasil pajak daerah

Rp 25,134,000

Bagian dari hasil retribusi daerah

Rp 5,547,000

Alokasi Dana Desa ( ADD )

Rp 325,585,000

Bantuan  Keuangan Khusus dari Provinsi

Rp 45,000,000

JUMLAH  PENDAPATAN

Rp 1,043,046,500

 

Pengeluaran

 

Bidang  Penyelenggaraan Pemerintahan Desa

Rp 383,865,500

Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa

Rp 495,391,379

Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa

Rp 38,240,000

Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa

Rp 148,670,000

Bidang Tidak Terduga

Rp 1,500,000

SiLPA

Rp 26,480,877

JUMLAH   (Rp.)

Rp 26,480,877

JUMLAH PENDAPATAN + SILPA

Rp 1,069,527,377

JUMLAH BELANJA

Rp 1,067,666,879

SALDO

Rp 1,860,498

 

Desa Cangkringan pada tahun anggaran 2017 menganggarkan mendapatkan pendapatan desa sebesar  Rp. 1,043,046,500. Pendapatan desa ini didukung dengan dana desa sebesar Rp. 605,803,000. Pendapatan lain yang cukup menyokong kegiatan desa selama tahun anggaran 2017 adalah Alokasi Dana Desa sebesar  Rp. 325,585,000. Pendapatan asli dari desa yang di dapat dari aset desa sebesar Rp.131,554,000. Desa Cangkringan juga memiliki pendapatan yang didapat dari  Hasil Usaha desa lainnya yang sah sebesar Rp. 4,000,000 . Pendapatan bunga bank mengahsilkan pendapatan sebesar Rp. 1,500,000 bagi Desa Cangkringan. Sumber pendapatan lain di dapat dari rekening pada bank sebesar Rp. 1,500,000

Anggaran sebesar tersebut digunakan untuk penyelenggaran pemerintah desa sebesar Rp. 383,865,500. Anggaran Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa dan Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa mendapatkan alokasi dana Rp. 495,391,379 dan Rp. 38,240,000. Anggaran tersebut digunkana  untuk mewujudkan masyarakat Pemerintah Desa yang bersih berwibawa dengan tidak mengurangi nilai pelayanan kepada masyarakat. Anggaran dana yang cukup besar pada pos pembangunan desa berdasarkan skala prioritas program pembangunan. Pembangunan yang berdasarkan aturan pemerintah yang berlaku menggunakan skala desa. Skala desa merupakan program pembangunan yang sepenuhnya mampu dilaksanakan oleh desa. Kemampuan tersebut dapat diukur dari ketersediaan anggaran belanja desa,  kewenangan  desa dan  secara  teknis  di  lapangan,  tersedianya sumber daya yang ada di desa. Program pembangunan di desa Cangkringandi bagi menjadi beberapa program kegiatan. Dalam meuwujudkan visi tersebut, pemerintah Desa Cangkringan memprioritaskan pada beberapa program seperti:

a. Penataan kembali manajemen daerah / desa yang bersih dan berwibawa serta demokratis untuk mengoptimalkan kinerja Perangkat Desa serta penyelenggara Pemerintah Desa yang dinamis, professional, kompeten proporsional, dengan semangat kebersamaan jiwa berkualitas tinggi, ulet, cerdas, sehat, serta disiplin. Untuk tetap tegaknya persatuan dan kesatuan bangsa yang dijiwai Pancasila dan UUD 1945. Strategi ini dimaksud untuk mengembangkan sistem Sosial Politik, Budaya, Ekonomi yang tangguh sehingga sistim dan kelembagaan yang dibangun tahan menghadapi situasi apapun berbagai guncangan sebagai suatu sistim Sosial, Politik, Budaya, Ekonomi yang berkelanjutan atas dasar tersebut dikembangkan sistim peningkatan kapasitas dan kemampuan  masyarakat yang merupakan bagian terpenting dari strategi Pembangunan Jangka Pendek  Menengah dan Panjang.

b. Hasil penerapan strategi yang diharapkan pada masa mendatang:

1.Seluruh Peraturan yang dihasilkan Pemerintah Desa dijiwai oleh dan untuk masyarakat, serta sejauh mungkin melalui proses partisipasi masyarakat

2.Seluruh peraturan yang dihasilkan tidak bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi

3.Nilai-nilai luhur ditengah masyarakat agar terus dilestarikan dan diperkuat untuk menghindarkan pemaksaan individu / golongan lainnya

4.Terjaga dan terhormatinya hak asasi warga / masyarakat.

c. Strategi merupakan penjabaran dari Visi dan Misi sebagai berikut

1. Penyelenggaraan Pemerintahan, Pembangunan dan kemasyarakatan yang berwawasan Nusantara

2. Pengembangan kepemimpinan yang berwibawa dan pengayom masyarakat

3. Pengembangan kemampuan adminitrasi, komunikasi, informasi, pemerintahan dan pembangunan daerah

4. Pemberdayaan lembaga-lembaga yang ada dan aparatur yang ada di desa

5. Pembinaan dan pengembangan manajemen dan adminitrasi Pemerintah Desa

Berita Terkini
Lima Ribu Untuk Kesehatan
Selasa 16 Mei 2017